when you have to bleed

berhubung ini pukul 3:31 WIB dan saya dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk menulis blog berbahasa inggris, let me use bahasa indonesia for this post.

satu hal yang pengen aku bahas pagi ini adalah pengorbanan. berkorban itu bukan suatu hal yang mudah. pengorbanan itu bisa dalam berbagai bentuk. mungkin kalian pernah berkorban untuk sesuatu hal yang kalian suka seperti mengorbankan gak jajan sebulan demi sebuah night dress di salah satu mal yang harganya lumayan mahal, atau berkorban demi tugas akhir yang gak selesai-selesai (hey, i just too young to talk about it) , atau berkorban demi orang yang kamu sayang. ya, orang yang kamu sayang.

aku sempet gak paham sama rasa sayang yang aku punya. entah kenapa aku sendiri gak ngerti sama perasaanku. i just felt that i love you and i don’t care if you ain’t with me but i still love you and here for you. terkesan lugu, polos dan mendekati bego sebenernya, tapi ya itu yang aku rasain. seolah aku udah mati rasa ke orang lain, dan yang aku mau cuma kamu. titik.

agak egois memang, tapi liat sekarang. aku merasa seperti ada lagi, balik lagi, dan bisa lagi buat jalanin semuanya. walaupun belum sepenuhnya, walaupun aku masih harus nahan sakit yang bisa dateng kapan aja, walaupun harus ada bayang bayang seperti ‘apes-apesnya ya yang kemaren itu bakal keulang lagi’, dan walaupun aku udah tau kemungkinan terburuk itu tapi seolah aku gak siap dan gak akan bisa siap buat menghadapi itu.kalupun hal itu harus terjadi, ya mungkin aku bakal lebih yakin lagi kalo i’m such an idiot, i can’t think clearly and always being played. mungkin ini konyol, tapi kalo disuruh milih pun aku tetep memilih jadi idiot dan berada dalam permainan itu.

sampai saat ini yang bisa aku lakuin cuman nulis disini, ya memang bukan berarti gak ada orang yang aku kenal maupun gak ada satu orang pun yang membaca post ini. aku bukan bermaksud menutupi tapi aku kurang memiliki keberanian untuk share ke dunia nyata. aku takut mereka salah paham, aku takut mereka hanya mementingkan logika mereka, aku takut mereka tidak bisa mengerti rasanya menjadi seperti ini. memang menurutku pun gak ada yang bisa ngerti apa yang aku rasain tanpa mereka tau rasanya ada di posisiku. dan ya dari blog ini aku bisa dapet kelegaan walaupun cuma sedikit, thanks choco chips🙂

well, one thing that you should know,  If loving you is wrong I don’t wanna be right If being right means being without you I’d rather live a wrong doing life – luther ingram.

🙂

Published in: on Mei 29, 2011 at 9:07 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://fialuthfia.wordpress.com/2011/05/29/when-you-have-to-bleed/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: